KAWAH PAPANDAYAN

Penggemar Burung Pleci Semakin Menggila

Penggemar Burung Pleci Semakin Menggila - Burung Pleci atau Burung Ceuit (Bhs Sunda) semakin hari semakin banyak diburu oleh para penggemar Burung Ocehan, Burung yang satu ini merupakan burung yang bisa hidup dimana saja terutama daerah yang beriklim tropis. Sebelumnya burung Pleci ini tidak populer bahkan hanya sebagian kecil saja yang memelihara Burung Pleci ini, harganyapun tidak terlalu mahal yaitu sekitar 1-2rb rupiah per ekornya.

Tetapi sekarang tepatnya mulai tahun 2010 Burung Pleci mulai banyak digemari setelah burung Kenari yang sempat naik daun dengan harga yang cukup tinggi. Keunikan dari burung Pleci ini hampir sama dengan Burung Anis Merah yaitu bisa menirukan berbagaimacam suara burung, dan bisa Teler (seperti burung anis) pada saat berbunyi.

Walaupun tidak bisa mengeluarkan nada yang cukup tinggi, dengan keunikan burung pleci, burung yang satu ini mulai banyak dilirik dan dicari untuk dipelihara. Sangking banyaknya yang nyari harga burung pleci pun semakin tinggi yaitu sekitar 15-50rb perekor untuk burung yang baru didapat dari alam (tergantung kwalitas burung pleci itu sendiri)


Dengan maraknya penggemar Burung Pleci dan banyaknya yang memelihara Burung Pleci, maka para Penggemar Burung Pleci pada saat ini sudah banyak dilombakan, dengan katagori burung ocehan pleci. Tentu saja kalau sudah termasuk katagori lomba semakin hari semakin banyak yang memburu Burung Pleci. Harganyapun semakin tinggi apalagi bisa menjadi juara pada saat lomba bisa mencapai 5-10juta rupiah (wow) angka yang cukup fantastis untuk ukuran Burung Pleci.


Sekarang burung Pleci mulai diburu oleh para pemburu untuk dijual kepada penggemar, sehingga populasi Burung Pleci pun semakin terancam keberadaannya, seperti didaerah Jawa Barat sendiri sekarang sudah agak jarang ditemukan Burung Pleci yang melintas kepekarangan rumah, walaupun masih ada sebagian Burung Pleci yang hidup berkembang biak didaerah pegunungan.


Oleh karena itu haruslah dipersiapkan penangkaran, dan harus ada aturan cara berburu Burung Pleci, supaya populasinya tidak punah, seperti yang terjadi pada burung Anis Merah yang sangat jarang sekali terlihat hidup dipegunungan. Jangan sampai indukan yang sedang bertelur ikut diambil juga, supaya keberadaan Burung Pleci dapat terjaga dialamnya dengan baik.


Ditulis Oleh : Yudus | Media Sharing Sundaboy

Sahabat sedang membaca tulisan Penggemar Burung Pleci Semakin Menggila. Yang ditulis oleh sundaboy Grt. Apabila sahabat ingin menyebar luaskan artikel ini untuk kepentingan umum, dimohon untuk menyertakan Link sumber dibawah ini. Untuk Kritik dan sarannya sahabat bisa mengirimkan pada kotak komentar dibawah, atau melalui email sundaboy88@gmail.com. tengkyu

7 komentar:

  1. Waaaahhh etamah saya bgt kang, saya sangat atoh kang sama nyang namana manuk.
    Meunikeun sae eta manuk kang, akang miara di bumi apa? :)

    BalasHapus
  2. Seglong :
    atuh saperguruan ari kitumah kang, abdi oge gaduh 5 ekor ceuit. tapi teuacan aya anu teler, nembe diajar kang hehe

    BalasHapus
  3. Waaahhh die abdi dipasih. hahaha :D
    Nya sae mang, eta manuk pleci sadaya?

    BalasHapus
  4. di bumi mah aya 2 tos teler mung alit keneh sorana teu acan "nembak" eung...meser mung 3rb perak hehehe..

    BalasHapus
  5. seglong:
    sok atuh kadieu kang,

    Cara Mudah mendapatkan dollar:
    wah sae atuh kang, mirah sakitumah, ayeunamah tos awis hargina aya anu 15rb kang

    BalasHapus
  6. arjun(patek)...
    Abdi ge gaduh nu teler 2 kang,,,tpi kumahanya suarana spaya kenceng tur nyaring kang,,,,salam pleci sadayana cuat ciet cuet cuet

    BalasHapus
  7. Abdi gaduh manuk pleci 2 tos lumayan gacor, cuman teu acan tiasa tarik, tapi unik na tiasa niru manuk murai batu, nu minat mangga di antos di nmr ieu 085320182061 by jenz
    Almt citapen gerang..

    BalasHapus

=================================
- Berkomentarlah Yang Sopan
- Tidak Diperkenankan Memasukan Link Aktif Pada Isi Komentar
- Berkomentarlah Sesuai Dengan Content
=================================